Selama aku belajar untuk berkomunikasi dengan 'diriku', ada satu waktu aku selalu bertanya hubungan seperti apa yang kita berdua miliki. Apakah ada hubungan di masa lalu? Apakah hubungan ini lebih dari seorang teman, sahabat? Benarkah spesial bagai martabak? Dan jawaban yang saya dapat adalah iya. Kita berdua bisa jadi adalah suami istri di masa lalu. Jujur, aku percaya. Masih ingat dalam ingatan, saat mengantri kedatangan kereta di stasiun jam 7 atau setengah 8, tiba-tiba terbesit kata-kata dibawah ini, secara cepat aku menulisnya di notes. Lalu kutulis ulang di diari sebelah yang terkunci. Ku ingat sekali aku merasakan aku pernah begitu mencinta dirimu di masa lalu. Entah karena memang pemikiranku yang mendalam denganmu atau memang terbisikinya diriku tetang kita berdua. Yang ku tahu, setelah menulis itu, aku harus bisa melepasmu dengan ikhlas. Tidak lagi menggantungkan hatiku sebagi sebuah rasa, namun disimpan disebuah ruang hatiku sebagai dia yang spesial, ka...
Komentar