Sequel : Tulisan terakhir tentangmu

Selama aku belajar untuk berkomunikasi dengan 'diriku', ada satu waktu aku selalu bertanya hubungan seperti apa yang kita berdua miliki. Apakah ada hubungan di masa lalu? Apakah hubungan ini lebih dari seorang teman, sahabat? Benarkah spesial bagai martabak? Dan jawaban yang saya dapat adalah iya. Kita berdua bisa jadi adalah suami istri di masa lalu. Jujur, aku percaya. 

Masih ingat dalam ingatan, saat mengantri kedatangan kereta di stasiun jam 7 atau setengah 8, tiba-tiba terbesit kata-kata dibawah ini, secara cepat aku menulisnya di notes. Lalu kutulis ulang di diari sebelah yang terkunci. 
Ku ingat sekali aku merasakan aku pernah begitu mencinta dirimu di masa lalu. Entah karena memang pemikiranku yang mendalam denganmu atau memang terbisikinya diriku tetang kita berdua. Yang ku tahu, setelah menulis itu, aku harus bisa melepasmu dengan ikhlas. Tidak lagi menggantungkan hatiku sebagi sebuah rasa, namun disimpan disebuah ruang hatiku sebagai dia yang spesial, karena hanya ada kamu. 

Tahun ini... Beberapa waktu lalu seorang temanku bercerita bahwa dia memiliki kenalan yang bisa membaca tarot. Aku tertarik dan mencoba kesempatan untuk dibacakan. Salah satu pertanyaan yang ingin aku tanyakan, bukan ke tanya tapi lebih ke memastikan apakah benar tentang hubungan kita berdua. And here is the answer:

Hahahahahahahaa..... Dan benar kalau kita pernah punya hubungan di masa lalu. Walau bukan sebagai suami istri, tapi sebagai kekasih. 

Apapun statusnya itu, benar seperti kata- kata yang terbesit di otakku😊😊😊

Benar memang aku ingin tutup buku tentangmu. Namun rasa untuk bersamamu masih tetap besar, hingga saat ini. Pertanyaan saat pembacaan tarot, murni adalah ingin memastikan seperti apa hubungan kita di masa lalu. Aku merasa kita berdua punya sesuatu yang bertautan, kit bisa berpikiran tentang hal yang sama, kit bisa merasakan sesatu yang sama, dan kami masih saling mencari walau komunikasi tidak intens dan dalam. 

Ada rasa emosi yang tertuang bernama sayang.
Ada gambar yang masih bertahan bernama memori.
Ada cerita yang tidak pernah pudar bernama kenangan.
Dan kita akan membuat cerita baru, gambar baru, rasa baru dengan jalan masing-masing. 

Karena aku dan kamu adalah sepasang garis paralel yang jalan beriringan.... Selamanya😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

我可以今年结婚吗?

Pendek Kata