Kau, Aku, Maaf

Hai temanku nan jauh disana, kapan ya kita terakhir ketemu? Disini saya ingin bercerita tentang saya ke kamu.

Sesungguhnya kau adalah orang yang saya hormati karena kau mengajarkan banyak hal kepada saya. Namanya juga hidup, pasti ada seneng ada sedih, ada temenan ada berantem. Sejujur-jujurnya-jujur, saya sangat amat senang kenal dengan kau. Dan sebenernya ada satu hal yang masi mengganjal di hati saya.

Saya mau minta maaf sama kamu. Ini memang berita lama, tapi entah kenapa setiap kali saya denger lagu yang agak mellow, saya selalu teringat tentang cerita kita. Terutama tentang saat itu. Kau dan saya menjadi dua orang yang tidak saling kenal. Jadi ada dua dunia, sampai seorang teman dekat saya merasa kedinginan saya dan kau.

Saya mau minta maaf. karena saat itu saya sangat tidak mempunyai keberanian untuk mengatakan "maaf, saya salah". Kau menanggung beban yang sangat berat saat itu. Wajahmu kusut, dan saya serasa seperti manusia tidak berdosa, melepaskan semuanya biar kau saja yang menanggungnya.

Saya mau minta maaf karena kau terlalu baik untuk saya. Kau menjadi teman yang sangat baik buat saya. Ini mungkin agak berlebihan, tapi Kau sesungguhnya terlalu baik. Sayang, saya dan kau tidak bisa sama-sama melewati pagar hati. Ya... Saya yang mungkin tidak mengijinkan untukmu masuk walau kau sudah berusaha. Tapiiii kau adalah partner terbaik yang pernah saya temui.

Saya mau minta maaf karena ternyata saya sayang sama kau sebagai seorang teman. Kita mungkin ga akan pernah bisa jadi sahabat, tapi kita pernah jadi teman kerja. Partner kerja. Dan hanya itu yang bisa saya lakukan untuk kau. Duniamu kumasuki hanya sebatas teman main, partner kerja.

Saya juga mau terima kasih sama kau karena mau menerima saya di duniamu. Sayaaaaaaannnggg sekali padamu, teman.

Semoga di kehidupan mendatang kita berdua bisa jadi teman baik ya~ :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

我可以今年结婚吗?

Sequel : Tulisan terakhir tentangmu

Pendek Kata