Sebatas imajinasi
Aku menginginkan dua hal ini dapat terjadi, entah bagaimana semesta dapat mengaturnya. Satu, ada seseorang yang kurasa tapi ku tak yakin kalau dia pernah memiliki niatan atau terbesit rasa nyaman denganku. Dia teman seangkatanku dulu, sempat dekat saat menjelang kelulusan namun setelah lulus kami tidak ada kontak sama sekali. Sekalipun itu ada hanya "mampir" dan hingga kini tidak ada lagi kelanjutannya. Kau tahu, setiap kali aku berjalan dalam mall dekat tempatku kerja, aku selalu menginginkan untuk bertemu dengannya. Kami bertemu dan dia memeluku sambil mengusap punggungku, p elukan ringan namun menenangkan . Kedua, a ku sedang mengkambing hitamkan seseorang. Dia yang belum tentu berjodoh untuk berpasangan denganku, tapi aku menginginkannya. Dia adalah teman sekelasku dulu saat muda, dia teman sebangku ku di tahun terakhir sekolah menengah 17 tahun yang lalu. Entah, tapi aku mengingikan dia berperan disana, di dalam anganku. Dan cerita selanjutnya adalah mengenai...