Tulisan terakhir tentangmu
Hai dirimu yang ada disana... Iya kamu, ku berharap besar tulisan ini adalah tulisan terakhir tentangmu. Dan selanjutnya jika tentangmu tertulis lagi, maka kamu sudah berada di tahap yang berbeda dari hari ini. Kamu tahu? Di diari sebelah yang kini terkunci tanpa bisa kutemukan kuncinya, pernah kutulis tentang dirimu. Kamu yang beberapa tahun ini menjadi wacana dalam hatiku. Mulai dari persinggahanmu di dermagaku, kemudian berlayar ke tempat lain dan selalu ada disana. Hingga ku belajar untuk merelakan semua yang telah tersinggah untuk bisa pergi bersama waktu, namun bahkan dalam mimpi pun kamu menyapa. Sapaan dalam mimpi yang inginku menjadi bagian dari hari indahmu : Aku memakai gaun merah marun Kamu memakai jas hitam keabu-abuan Diantara lampu temaram dengan suasana klasik Kutaruh tangan kananku pada pundakmu dan tangan kiri berada diatas tangan kananmu Kamu menyematkan tangan kiri pada pinggangku dan tangan kananmu menerima tangan kiriku Kamu melihatk...